Selasa, 06 Agustus 2013

Belajar Arti Sahabat Dari Seekor Tikus

[Image: image.php?dm=JSH0]

Di sebuah kebun binatang, Hangzau Zoo di provinsi Zheijang, China Timur, terjadi pemandangan unik sekaligus mengharukan. Ketika dua ekor tikus putih dimasukkan ke dalam kandang ular untuk makan malam, salah satu tikus tadi langsung didekati ular sebagai santapan pertamanya.

Namun, apa yang terjadi? Teman tikus putih tersebut dengan gagah berani mendekati ular dan menyerang untuk menolong temannya yang sedang dalam bahaya, sekarat dalam mulut ular. Tentu saja tindakan ini teramat nekad, mengingat ular hijau ini adalah jenis ular berbisa. Jadi, bukan saja jauh lebih besar dari ukuran tubuh sang tikus, kekuatan ular ini jauh di atas kelasnya.

[Image: image.php?dm=OA34]

Seorang penjaga yang bertugas memberi makan ular ini, menyaksikan dan mengabadikan kejadian tersebut. Ia pun dengan penuh haru mengambil kembali tikus yang menyerang ular pemangsanya. Menurut sang penjaga, tikus ini punya hak untuk memperoleh kesempatan hidup.

[Image: image.php?dm=LMFF]

Kisah di atas mungkin boleh jadi renungan, begitulah seharusnya kita memperlakukan seorang sahabat, tidak hanya ikut tertawa saat bahagia, tapi juga hadir ketika ia dalam duka dan perlu pertolongan.
sedih 

Sungguh terharu dan menjadi kerdil jika dibandingkan dengan rasa setiakawan sitikus mungil ini. 
nangis

Rahasia 17 Agustus 1945 yang Jarang Diketahui Orang

[Image: prok1.jpg?w=250]


Tujuh belas Agustus merupakan hari besar kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut, 64 tahun yang lalu merupakan hari paling bersejarah negeri ini karena di hari itulah merupakan awal dari kebangkitan rakyat Indonesia dalam melawan penjajahan sekaligus penanda awalnya revolusi. Namun, ada beberapa hal menarik seputar hari kemerdekaan negeri kita tercinta ini yang sayang jika belum Anda ketahui.

1. Soekarno Sakit Saat Proklamirkan Kemerdekaan
Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00 (2 jam sblm pembacaan teks Proklamasi), ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Saat itu, tepat di tengah2 bulan puasa Ramadhan.

“Pating greges”, keluh Bung Karno setelah dibangunkan dr Soeharto, dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta.

Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah. “Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!”, ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih. Setelah upacara yang singkat itu, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya; masih meriang. Tapi sebuah revolusi telah dimulai…

2. Upacara Proklamasi Kemerdekaan Dibuat Sangat Sederhana
Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor, dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sakral yang dinanti-nanti selama lebih dari 300 tahun!

3. Bendera dari Seprai
Bendera Pusaka Sang Merah Putih adalah bendera resmi pertama bagi RI. Tetapi dari apakah bendera sakral itu dibuat? Warna putihnya dari kain sprei tempat tidur dan warna merahnya dari kain tukang soto!

4. Akbar Tanjung Jadi Menteri Pertama “Orang Indonesia Asli”
Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar “orang Indonesia asli”. Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945. Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu. “Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan (1988-1993).

5. Kalimantan Dipimpin 3 Kepala Negara
Menurut Proklamasi 17 Agustus 1945, Kalimantan adalah bagian integral wilayah hukum Indonesia. Kenyataannya, pulau tersebut paling unik di dunia. Di pulau tersebut, ada 3 kepala negara yang memerintah! Presiden Soeharto (memerintah 4 wilayah provinsi), PM Mahathir Mohamad (Sabah dan Serawak) serta Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei).

6. Setting Revolusi di Indonesia Diangkat Ke Film
Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17 Agustus 1964, “Tahun Vivere Perilocoso” (Tahun yang Penuh Bahaya), telah dijadikan judul sebuah film – dalam bahasa Inggris; “The Year of Living Dangerously”. Film tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan Australia yg ditugaskan di Indonesia pada 1960-an, pada detik2 menjelang peristiwa berdarah th 1965. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!

7. Naskah Asli Proklamasi Ditemukan di Tempat Sampah
Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak pernah dimiliki dan disimpan oleh Pemerintah! Anehnya, naskah historis tersebut justru disimpan dengan baik oleh wartawan BM Diah. Diah menemukan draft proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus 1945 dini hari, setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

8. Soekarno Memandikan Penumpang Pesawat dengan Air Seni
Rasa-rasanya di dunia ini, hanya the founding fathers Indonesia yang pernah mandi air seni. Saat pulang dari Dalat (Cipanasnya Saigon), Vietnam, 13 Agustus 1945, Soekarno bersama Bung Hatta, dr Radjiman Wedyodiningrat dan dr Soeharto (dokter pribadi Bung Karno) menumpang pesawat fighter bomber bermotor ganda. Dalam perjalanan, Soekarno ingin sekali buang air kecil, tetapi tak ada tempat. Setelah dipikir, dicari jalan keluarnya untuk hasrat yang tak tertahan itu. Melihat lubang-lubang kecil di dinding pesawat, di situlah Bung Karno melepaskan hajat kecilnya. Karena angin begitu kencang sekali, bersemburlah air seni itu dan membasahi semua penumpang.

9. Negatif Film Foto Kemerdekaan Disimpan Di Bawah Pohon
Berkat kebohongan, peristiwa sakral Proklamasi 17 Agustus 1945 dapat didokumentasikan dan disaksikan oleh kita hingga kini. Saat tentara Jepang ingin merampas negatif foto yang mengabadikan peristiwa penting tersebut, Frans Mendoer, fotografer yang merekam detik-detik proklamasi, berbohong kepada mereka. Dia bilang tak punya negatif itu dan sudah diserahkan kepada Barisan Pelopor, sebuah gerakan perjuangan. Mendengar jawaban itu, Jepang pun marah besar. Padahal negatif film itu ditanam di bawah sebuah pohon di halaman Kantor harian Asia Raja. Setelah Jepang pergi, negatif itu diafdruk dan dipublikasi secara luas hingga bisa dinikmati sampai sekarang. Bagaimana kalau Mendoer bersikap jujur pada Jepang?

10. Bung Hatta Berbohong Demi Proklamasi
Kali ini, Bung Hatta yang berbohong demi proklamasi. Waktu masa revolusi, Bung Karno memerintahkan Bung Hatta untuk meminta bantuan senjata kepada Jawaharlal Nehru. Cara untuk pergi ke India pun dilakukan secara rahasia. Bung Hatta memakai paspor dengan nama “Abdullah, co-pilot”. Lalu beliau berangkat dengan pesawat yang dikemudikan Biju Patnaik, seorang industrialis yang kemudian menjadi menteri pada kabinet PM Morarji Desai. Bung Hatta diperlakukan sangat hormat oleh Nehru dan diajak bertemu Mahatma Gandhi.

Nehru adalah kawan lama Hatta sejak 1920-an dan Dandhi mengetahui perjuangan Hatta. Setelah pertemuan, Gandhi diberi tahu oleh Nehru bahwa “Abdullah” itu adalah Mohammad hatta. Apa reaksi Gandhi? Dia marah besar kepada Nehru, karena tidak diberi tahu yang sebenarnya.”You are a liar !” ujar tokoh kharismatik itu kepada Nehru.

11. Bendera Merah Putih dan Perayaan Tujuh Belasan Bukan di Indonesia Saja
Bendera Merah Putih dan perayaan tujuh belasan bukanlah monopoli Indonesia. Corak benderanya sama dengan corak bendera Kerajaan Monaco dan hari kemerdekaannya sama dengan hari proklamasi Republik Gabon (sebuah negara di Afrika Barat) yang merdeka 17 Agustus 1960. Selain itu, masih menjadi perdebatan apakah lagu Indonesia Raya benar-benar merp karya asli WR Supratman, ataukah ‘terinspirasi’ oleh lagu Perancis, “Les Marseilles”, yg memiliki nada2 yg sangat mirip.

12. Tidak Ada Nama Jalan Soekarno-Hatta
Jakarta, tempat diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia dan kota tempat Bung Karno dan Bung Hatta berjuang, tidak memberi imbalan yang cukup untuk mengenang co-proklamator Indonesia. Sampai detik ini, tidak ada “Jalan Soekarno-Hatta” di ibu kota Jakarta. Bahkan, nama mereka tidak pernah diabadikan untuk sebuah objek bangunan fasilitas umum apa pun sampai 1985, ketika sebuah bandara diresmikan dengan memakai nama mereka.

13. Gelar Proklamator Hanyalah Gelar Lisan
Gelar Proklamator untuk Bung Karno dan Bung Hatta, hanyalah gelar lisan yang diberikan rakyat Indonesia kepadanya selama 41 tahun! Sebab, baru 1986 Permerintah memberikan gelar proklamator secara resmi kepada mereka.

14. Indonesi Mungkin Saja Punya Lebih Dari Dua Proklamator
Kalau saja usul Bung Hatta diterima, tentu Indonesia punya “lebih dari dua” proklamator. Saat setelah konsep naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia rampung disusun di rumah Laksamana Maeda, Jl Imam Bonjol no 1, Jakarta, Bung Hatta mengusulkan semua yang hadir saat rapat dini hari itu ikut menandatangani teks proklamasi yang akan dibacakan pagi harinya.

Tetapi usul ditolak oleh Soekarni, seorang pemuda yang hadir. Rapat itu dihadiri Soekarno, Hatta dan calon proklamator yang gagal : Achmad Soebardjo, Soekarni dan Sajuti Melik. “Huh, diberi kesempatan membuat sejarah tidak mau”, gerutu Bung Hatta karena usulnya ditolak.

15. Jenderal Soedirman Tidak Pernah Duduki Jabatan Resmi
Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia Jenderal Soedirman, pada kenyatannya tidak pernah menduduki jabatan resmi di kabinet RI. Beliau tidak pernah menjadi KSAD, Pangab, bahkan menteri pertahanan sekalipun!

GERAK

GERAK

A. Pengertian Gerak
          Benda dikatakan bergerak jika kedudukan benda tersebut berubah terhadap benda lain yang ditetapkan sebagai acuan. Benda dikatakan diam jika kedudukan benda itu tetap tidak berubah terhadap benda yang ditetapkan sebagai acuan.
          Contoh orang yang berbaris, orang dalam barisan itu bergerak terhadap benda di sekelilingnya seperti penonton, garis finish, garis start, karena orang berbaris itu bisa berada di dekat penonton atau jauh dari penonton. Namun, pada barisan tersebut jarak antara orang yang satu dengan lainnya tetap dan sama agar kelihatan rapi. Jadi orang tersebut diam terhadap orang lain dalam barisan tersebut.
           Jadi gerak dalam fisika itu tidak mutlak bergantung pada cara memandang benda yang dijadikan acuan.

B. Macam-macam Gerak
         Gerak dapat dikelompokkan menjadi :
     1. Gerak Lurus
         Gerak lurus adalah suatu gerak yang lintasannya lurus.
     2. Gerak Lengkung
         Gerak lengkung adalah suatu gerak yang lintasannya berupa melengkung.
     3. Gerak Melingkar
         Gerak melingkar adalah suatu gerak yang lintasannya berupa lingkaran.
     4. Gerak Semu
         Gerak Semu adalah gerak yang tidak sebenarnya dan benda seolah-olah bergerak padahal benda itu            diam tidak bergerak.

C. Kecepatan
         Semua benda yang bergerak mengalami perpindahan setiap waktu hingga benda yang bergerak memiliki kecepatan.
Kecepatan adalah perpindahan dibagi waktu tempuh.
Hubungan antara kecepatan, jarak, dan waktu dapat dirumuskan :

V = s : t         dan       S = v - t

Keterangan :
s = panjang lintasan (m)
t = waktu tempuh (s)
v = kecepatan (m/s)

D. Gerak Lurus
     Benda yang bergerak lurus dibedakan menjadi 2 yaitu
1. Gerak lurus beraturan
    Gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus dan besar         kecepatannya setiap saat selalu sama dan tetap.
2. Gerak lurus tak beraturan
    Gerak lurus tak beraturan adalah gerak lurus yang memiliki perubahan kecepatan setiap sekon (percepatan) yang selalu tetap.

Secara matematis percepatan gerak dirumuskan:
a = (V2 - V1) : t

keterangan :
a   = percepatan gerak benda
V1 = kecepatan awal (m/s)
V2 = kecepatan akhir (m/s)
t    = waktu tempuh (s)

          Gerak suatu benda dapat dipercepat atau diperlambat. Percepatan adalah pertambahan kecepatan setiap sekon dan pelambatan adalah kecepatan setiap sekon.

La Liga Cuma soal Barca dan Madrid



Manchester
 - Alvaro Negredo menilai kompetisi La Liga saat ini mutlak dikuasai oleh Barcelona dan Real Madrid. Menurutnya, satu-satunya cara agar bisa juara di sana adalah dengan bergabung ke salah satu dari dua klub itu.

Setelah lama berkarier di Spanyol, Negredo akhirnya mencicipi kompetisi baru mulai musim ini. Striker berusia 27 tahun itu meninggalkan Sevilla dan bergabung dengan klub penghuni Premier League, Manchester City.

"Secara pribadi saya pergi karena saya menginginkan tantangan baru, pengalaman baru, dan untuk tahu tipe sepakbola lainnya. Saya memilih Inggris karena saya pikir itulah yang terbaik untuk saya," kata Negredo dalam wawancaranya dengan AS.

"Saya tak tahu alasan pemain-pemain lainnya, tapi saya yakin mereka akan sama dengan saya dalam hal mereka ingin berkembang dan tumbuh," sambungnya.

Hal lain yang membuat Negredo hijrah ke kompetisi di luar Spanyol adalah dominasi Barca dan Madrid di La Liga dalam waktu hampir satu dekade terakhir. Klub terakhir yang bisa mengganggu kedigdayaan Los Culesdan Los Blancos adalah Valencia pada tahun 2004.

"Sekarang ini La Liga hanya soal Barcelona dan Real Madrid dan untuk memenangi sesuatu Anda harus bermain untuk salah satu di antara dua tim itu," ucap Negredo.

"Sebagai konsekuensinya, Anda harus pergi kalau Anda melihatnya dari sudut pandang itu. Anda hanya harus mengingat musim luar biasa Atletico Madrid tahun lalu, namun pada akhirnya mereka tertinggal begitu jauh (di klasemen akhir)," tambahnya.

"Sulit untuk mencapai level yang sama (dengan Barca dan Madrid). Jadi, dalam kasus saya, saya sangat bahagia dengan keputusan yang saya ambil dan saya berharap untuk menikmatinya," simpul Negredo.

Marquez Tunggu Kepulihan Lorenzo-Pedrosa untuk Ukur Kemampuan


Laguna Seca - Dua kemenangan di Jerman dan Amerika Serikat tak membuat Marc Marquez jemawa. Disebut pebalap muda Honda itu, posisi dirinya yang sebenarnya baru diketahui setelah Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo pulih.

Tiga balapan terakhir menjadi berkah tersendiri buat Marquez menyusul beberapa kecelakaan yang menimpa pesaing-pesaingnya. Dari aksi-aksinya di Belanda, Jerman dan Amerika Serikat, pebalap rookie itu kini bertengger di puncak klasemen dan dianggap punya peluang untuk mempertahankannya sampai akhir musim.

Di sisi lain, Lorenzo mengalami nasib nahas usai mengalami kecelakaan di Assen dan Sachsenring. Pun begitu dengan Pedrosa yang celaka di MotoGP Jerman. Faktanya, Lorenzo dan Pedrosa tak berpartisipasi di Jerman dan berada dalam kondisi tak ideal saat memaksakan diri tampil di MotoGP AS.

Memanfaatkan momen tersebut, Marquez tampil meyakinkan dengan jadi juara pada dua balapan terakhir. Sukses yang diakui Marquez banyak terpengaruh dengan kecelakaan yang menimpa dua pesaing utamanya itu.

"Mereka mengambil risiko dengan datang ke Laguna Seca. Dani dapat 11 poin sementara Jorge dapat 10. Saya pikir mereka melakukan pekerjaan yang sangat bagus karena bahkan saat cedera Dani hanya tertinggal sembilan detik di belakang saya dan Lorenzo 12 detik," sahut Marquez di Crash.

"Atas alasan itulah saya tertarik untuk kembali membalap dengan mereka saat mereka dalam kondisi 100%. Lalu kita akan lihat realitasnya - di mana level saya," lanjut dia.

Terlepas dari faktor cedera Lorenzo dan Pedrosa, Marquez tetap tampil mengesankan di musim 2013 ini. Dari sembilan balapan yang sudah dijalani dia berhasil delapan kali naik podium - termasuk meraih tiga kemenangan. Satu-satunya race yang gagal dituntaskan dengan poin adalah saat tampil di Italia.